Atasi Darurat Sampah, DLHK Badung melaui Pemerintah Desa Tibubeneng Bagikan Komposter Bag Serentak ke Seluruh Banjar
TIBUBENENG – Langkah konkret dalam menangani permasalahan sampah berbasis sumber terus digencarkan. Pada Sabtu, 2 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung melalui Pemerintah Desa Tibubeneng melaksanakan pembagian komposter bag secara serentak kepada seluruh Banjar yang ada di wilayah Desa Tibubeneng.
Program ini merupakan upaya strategis pemerintah untuk menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mengalihkan pengelolaan sampah organik langsung dari rumah tangga.
Distribusi Masif ke Tingkat Rumah Tangga
Dalam kegiatan ini, masing-masing pihak Banjar menerima alokasi komposter bag yang nantinya akan didistribusikan lebih lanjut kepada warga di wilayahnya masing-masing. Beberapa poin utama dari program ini meliputi:
-
Pengolahan Sampah Mandiri: Komposter bag ini berfungsi sebagai wadah bagi warga untuk mengolah sampah organik dapur menjadi pupuk kompos secara mandiri.
-
Pengurangan Volume Sampah: Dengan mengelola sampah organik di rumah, diharapkan beban sampah desa yang diangkut setiap harinya dapat berkurang secara signifikan.
-
Edukasi Lingkungan: Pembagian ini juga disertai dengan sosialisasi mengenai cara penggunaan komposter agar warga dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Solusi atas Permasalahan Sampah saat Ini
Pemerintah Desa Tibubeneng menegaskan bahwa pembagian komposter ini adalah respon cepat terhadap kondisi darurat sampah yang saat ini sedang berlangsung. Keterlibatan aktif masyarakat di tingkat banjar dinilai sebagai kunci keberhasilan dalam menciptakan desa yang bersih dan mandiri secara ekologis.
Pihak desa berharap, dengan adanya sarana komposter bag ini, setiap rumah tangga di Tibubeneng mulai membudayakan pemilahan sampah. Langkah kecil dari rumah ini diharapkan menjadi solusi besar untuk mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Badung, khususnya di wilayah Desa Tibubeneng yang merupakan kawasan pariwisata strategis.
Dengan selesainya pembagian serentak hari ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat segera memulai aksi nyata dalam mengolah sampah organik guna mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan asri.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin