Sekaa Teruna Antusias Ikuti Lomba, Tingkat Kerampungan Ogoh-ogoh Badung Melesat
23 Februari 2026
Administrator
Dibaca 130 Kali
MANGUPURA, NusaBali.com - Pamor lomba ogoh-ogoh se-Kabupaten Badung semakin tinggi. Hal itu dibuktikan dengan antusiasme sekaa teruna dan yowana merampungkan garapan tepat waktu sebelum periode penilaian tingkat zona dimulai.
Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha mengatakan, tingkat penyelesaian ogoh-ogoh tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Dalam penilaian tingkat zona yang berlangsung empat hari dan berakhir Sabtu (21/2), tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh mencapai 95 persen.
“Akselerasinya jauh dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, yang belum selesai membuat itu sekitar 30 persen. Sekarang yang sudah selesai itu sekitar 90-95 persen, hanya ada satu dua yang belum,” ujarnya saat raker dengan Komisi IV DPRD Badung di Puspem Badung, Senin (23/2).
Secara statistik, yang merampungkan ogoh-ogoh 100 persen termasuk siap dengan atribut lomba seperti papan sinopsis dan dokumentasi pembuatan sekitar 73 persen dari keseluruhan peserta. Namun, Sudarwitha menilai, patut pula diapresiasi sekaa teruna dan yowana yang tingkat kerampungannya tipis di bawah 100 persen seperti kurang aksesoris.
“Jadi yang sudah clear itu sekitar 425 ogoh-ogoh. Tetapi, di luar itu juga banyak yang sudah hampir jadi, tinggal aksesoris seperti badong, gelang kana, bagian-bagian topengnya, dan lain-lain,” jelas birokrat yang juga eks Camat Petang ini.
Menurut Sudarwitha, capaian ini tak lepas dari dukungan moral kepada undagi lokal Badung berkarya lebih luas di dalam daerah. Selain itu, didorong juga dengan dukungan materiil berupa dana kreativitas yang tahun ini meningkat 60 persen menjadi Rp40 juta per sekaa teruna dan yowana.
Senada dengan Sudarwitha, peningkatan antusias sekaa teruna dan yowana mengikuti lomba ogoh-ogoh tahun ini juga akui salah satu juri yakni I Gusti Made Darma Putra. Akademisi Seni Pedalangan ini menjadi juri lomba ogoh-ogoh se-Badung di tingkat zona dalam dua tahun terakhir dan menjadi saksi perkembangan antusiasme di kalangan sekaa teruna dan yowana.
“Sebelumnya di suatu daerah itu ada 11 banjar. Tahun lalu yang jadi itu satu atau dua saja. Sekarang, kesebelasnya sudah jadi dan layak mengikuti lomba ogoh-ogoh tahun ini,” ungkap akademisi dan seniman yang akrab disapa gungade
Sementara itu, sesuai Surat Kepala Disbud Badung Nomor 400.6/858/Disbud tentang Penilaian Ogoh-ogoh Tingkat Zona, terdapat 583 sekaa teruna dan yowana mengikuti lomba ogoh-ogoh se-Badung yang tahun ini berada di bawah payung kegiatan Badung Çaka Fest. Pascapenilaian tingkat zona, kini sekaa teruna dan yowana menunggu pengumuman nominasi tiga terbaik dari masing-masing zona
Sumber: NusaBali.com
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin